![]() |
| Foto/businessinsider.in |
Surakarta- Suasana lebaran masih sangat terasa, setelah dua tahun lamanya tidak merayakan lebaran karena adanya pandemi Covid-19 akhirnya sekarang sudah bisa berkumpul bersama keluarga. Saat lebaran tentunya banyak persiapan yang harus dilakukan selain berfokus pada ibadah dan saling meminta maaf serta memaafkan lebaran juga membutuhkan persiapan yang lain seperti persiapan persediaan makanan untuk menjamu tamu dan saudara, membeli mukena dan baju baru, hingga persiapan mengirim hampers atau parcel untuk kerabat.
Momen beli baju baru saat lebaran sudah merupakan tradisi sejak lama, terutama bagi kaum wanita sebenarnya tidak hanya baju saja tapi juga tas, sepatu, mukena, make up dan lainya. Semakin berjalannya waktu momen ini juga ikut berkembang seperti jual beli perlengkapan lebaran menggunakan jasa e-commerce. Dengan adanya online shop membeli perlengkapan lebaran semakin praktis dan mudah di lakukan seperti yang dilakukan Fina Febrianingrum mahasiswi berumur 20 tahun yang membeli mukena untuk hari spesial Idul FItri melalui e-commerce Shopee. Namun sayang sekali pengalaman Fina kali ini kurang enak karena lamanya pengemasan dan pengiriman barang yang membuat mukena milik Fina datang empat hari setelah lebaran. Hal ini tidak hanya dialami oleh Fina saja pasti banyak juga yang mengalami keterlambatan pengiriman barang karena memang pesanan sering overload saat lebaran.
![]() |
| Foto/Fortune Indonesia |
Banyak online shop juga menawarkan berbagai produk bundle dan hampers untuk momen Idul Fitri sehingga lebih hemat dan praktis. Meskipun sudah boleh mudik kita tetap harus menjalankan prokes sesuai aturan pemerintah belanja online menjadi salah satu alternatif baik belanja untuk diri sendiri atau untuk orang lain yang bisa dikirim langsung tanpa memperbanyak kontak dengan orang lain. namun sepertinya, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti keterlambatan pengiriman sepertinya harus membeli dari beberapa waktu sebelum hari H.

